Ada istilah baru yang kukenal: Remunerasi!
Tiba-tiba ada yang nyeletuk: "Renumerasi atau Remunerasi?"
Kebetulan aku menjawab, "Remunerasi tulisannya di presentasi tadi. Mone mungkin duit artinya." Jadilah aku si kusir yang sok tahu padahal tidak tahu.
Ada yang menengahi, "Itu renumerasi. Di kantorku pernah mengadakan semacam ini."
Karena yang terakhir ini adalah experience, semua mencoba memaklumi.
Namun kok aneh, paparan dari Direktorat kok bisa salah ketik sebanyak itu kalau betul yang benar adalah renumerasi?
Makanya, mari kita tanya Mbah Google. Ketika kuketik Renumerasi, banyak artikel bahasa Indonesia bermunculan. Bahkan artikel koran pun banyak menyebut Renumerasi, misalnya Depkeu Melakukan Renumerasi.
Ketika kuketikkan keyword remunerasi, beberapa artikel juga muncul.
Karena masih membingungkan, kuketik dalam bahasa Inggris, RENUMERATION ini yang kutemukan pertama di google:
Although “remuneration” looks as if it might mean “repayment” it usually means simply “payment.” In speech it is often confused with “renumeration,” which would mean re-counting (counting again).
Google mengarahkan pada Remuneration: Did you mean: remuneration
Penjelasan di bawahnya, semua juga mengacu dan mengarahkan pada REMUNERATION.
Ada satu kamus online yang memberikan definisi Renumeration sama dengan definisi Remuneration, yaitu thesaurus.com
Kuganti keywordnya dengan Remuneration, semua menjadi jelas.
Dari Wikipedia: Remuneration
Dari Merriam-Webster: Remuneration
Masih banyak yang lain, dan aku menemukan satu Convention mengenai Remuneration dari ILO di sini: Equal Remuneration Convention
Anehnya, aku juga menemukan COnvention yang sama tapi judul artikelnya memakai "Renumeration" di sini: Equal Renumeration Convention (ILO No. 100)
Jadi bisa terbayang memang kedua kata ini membingungkan, sehingga salah satu kamus online dan satu web berdomain .edu saja bisa ketuker (?)
Olala, debat kusir.
Labels: Intermezzo